Belitong di penghujung tahun 2015 ( 1 )


Bisa dibilang ini trip dadakan beut.
long weekend christmas.
tetiba tiket dipesen, hotel dipesen.
uang saku ? jangan ngarepin ada.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Berangkatlah kami bertiga, saya, kak sela dan kak dika.
jam 7.45 wib dari bandara SMB  II Palembang menuju  bandara Depati Umar, Pangkal Pinang, Bangka untuk transit selama 3 jam dan sampai di ke bandara H.A.S Hanandjoeddin Tanjung Pandan Belitong sekitar jam 12an.

Sampai di bandara langsung mencari kendaraan untuk berkeliling di hari itu.
Jangan takut ga dapet kendaraan, karna banyak yang menawarkan sewa mobil sekarang tergantung nego aja dengan abang2nya. tapi rata2 harga yang di patok sama semua, 500ribu untuk seharian full.

hari pertama-Explore Belitung Timur
(kalo kamu belom siap itin mau kemana tenang, selain jadi supir, bapaknya jadi guide kita juga)
kita di ajak ke Replika Sd Muh-Gantong laskar pelangi, Museum Kata Andrea Hirata, Viraha Dewi Kwan Im Mandi Burung dan Pantai Mandi Burung.


  • SD Muhammadiyah Gantong

"sekolah yang mengeluarkan 12 anak di film laskar pelangi untuk semangat mengejar mimpi-mimpi mereka"


-Sebenarnya seperti inilah keadaan sekolah di pelosok, kurang mendapat perhatian dan ini  fakta."
Sekolah dasar kakak dan teman saya  juga seperti ini di jamannya.- tapi emang harus tanda tanya kalo di jaman sekarang masi ada aja bangunan sekolah yang minim fasilitas.





     
  • Museum Kata Andea Hirata
    Menjadi museum sastra pertama dan satu-satunya di Indonesia. Museum ini didirikan secara pribadi oleh Andrea Hirata sendiri pada tahun 2012 dan pengunjungnya sama sekali tidak dikenakan biaya. Dalam bangunan sederhana inilah kita bisa belajar menghargai sebuah karya sastra dan bagaimana sebuah karya sastra yang ditulis dengan hati itu dapat merubah jalan hidup seseorang. Nggak salah apabila museum ini mengambil tag line, Indonesia’s Most Inspiring Museum.

Setiap sudut dari bangunan ini menjadi daya tarik pelanjong untuk dsinggahi, Disisi bangunan ada mini panggung untuk pentas dan ruang santai dengan background jendela panjang warna warni.
     Bagian tengah bangunan di jadikan tempat santai, ada warkop Kopi Kuli, tempat pengunjung istirahat di tempat ini sambil menikmati kopi khas Film laskar pelangi, pisang goreng dan kacang menjadi pasangan yang pas u/ kopi. Dari bagian sini juga kita bisa mendengar suara merdu yang dibawakan teman2 musisi disini.


  • Viraha Dewi Kwan Im Mandi Burung dan Pantai Mandi Burung.
    Diyakini sebagian orang ditenpat ini ada orang yang bisa memberi keberuntungan. Tidak lama kami disni, hanya sekeliling poto bentar langsung menuju ke pantai burung mandi. Yang menjadi perbedaan pantai disini dengan di tempat lain adalah kehalusan pasirnya, putih dan lembut sekali...

Sumber Poto: Pribadi dan kak dika

"Harus hati-hati banget ketika sedang jalan2 menjaga uang, jangan sampai ada kejadian kecopetan, hilang tau tercecer".

bersambung....






selanjutnya...












Comments