Kata orang, kalau berkunjung ke suatu kota itu ada 2 alasan;
1. ada acara dan/ 2. liburan.
Kita memilih dua-duanya. datang kesuatu acara dan sekalian liburan. Alasan paling dasar adalah kita ngewakilin backpacker palembang datang untuk ikut gatherting nasional indonesia yang ketiga dan jogjalah sebagai tuan rumah kali ini. Dengan mengusung tema MUJO SELAMET " Mubeng Jogja Sek Mumet'e" yang saya artikan dengan keliling Jogja ampe pening. 23-24 Mei 2015| dini - adit - yudi - una/hayati - dika - rajab |
Jogja yang kita tau, salah satu kota yang kaya dengan pariwisata alam maupun kotanya. Ga salah panitia mengemas acara itu dengan membuat kami sebagai peserta dapat sekaligus menikmati tempat-tempat pariwisata. Berbekal uang Rp.12.000,- per peserta, kami harus menuju ke pos-pos dengan tim yang sudah ditentukan dan handbook sebagai petunjuk jalan yang diberikan panitia sebelumnya. 7 tempat yang kami singgahi dalam waktu kurang 24 jam; Keraton Jogja, Tugu jogjakarta (Landmark kota jogja), Alun-alun jogja, Malioboro, Kotagede, Taman sari, dan Plengkung gading. Acara ini diikuti oleh 15 regional, yaitu Palembang, Bandung, Jabodetabek, Surabaya, Malang, Solo, Semarang, Cirebon, Bali, Medan, Makassar, Kediri, Jember, South Borneo dan Yogyakarta dengan jumlah peserta kurang lebih 200 orang dibagi per tim yang terdiri dari tiga orang.
| panitia Mujoselamet |
Akhir di hari pertama mubeng jogja di Youth Center Provinsi D.I. Yogyakarta. Tempat yang digunakan untuk camping dan acara api unggun. Acara malam diawali dengan sambutan dari Koordinator BPI Yogyakarta. Kemudian dilanjutkan dengan acara perkenalan dari masing-masing regional. Tiba giliran Bpi Palembang, Yudi dan Una maju mewakili dari kami. Waktu memperkenalkan diri Una menyebut dirinya sebagai Hayati, salah satu tokoh di fim tenggelamnya kapal van der wijck. Langsung saja semua kaum adam langsung merespon dengan memanggil2 namanya dengan hayati, hayati..... dan sampai sekarang dia lebih dikenal sebagai hayati dikalangan backpacker indonesia.
Pagi dihari kedua diisi games yang membuat semua peserta bisa saling kenal dan mengakrabkan diri antar peserta dan panitia.Tidak lupa juga di akhir2 acara sebelum regional pulang ke kotanya masing-masing saling bertukar souvenir khas kotanya maupun khas komunitas regiional masing-masing.
ternyata ketemu orang-orang baru itu seru, semua diluar ekspetasi.
ada yang lucu minta ampun, besar keahliannya, banyak ilmunya dll.
jadi tergantung dari kitanya gimana harus bersikap :)
- salam ransel -

video acara gathnas gathering backpacker indonesia 2015 https://www.youtube.com/watch?v=m8iD3hA-UuY
ReplyDelete